Minggu, 05 April 2026

Detail Berita

Kamis 12 Maret 2026 Ketenagalistrikan Berita Terkini

Wamen ESDM Buka Posko Siaga Ramadan Idulfitri 1447 H, Pasokan Listrik Dijaga Aman

Ringkasan Berita

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung secara resmi membuka Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H pada Kamis (12/3/2026) di kantor BPH Migas, Jakarta. Posko ini dibentuk untuk memastikan pasokan energi, termasuk tenaga listrik, tetap andal selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung secara resmi membuka Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H pada Kamis (12/3/2026) di kantor BPH Migas, Jakarta. Posko ini dibentuk untuk memastikan pasokan energi, termasuk tenaga listrik, tetap andal selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.

Yuliot menegaskan, keberadaan posko ini menjadi sarana penting untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan yang mungkin terjadi di lapangan, termasuk terkait layanan energi kepada masyarakat maupun potensi kebencanaan di sektor geologi.

Untuk sektor ketenagalistrikan, Yuliot menjelaskan bahwa ketersediaan energi primer terus dijaga agar tetap mencukupi guna mendukung keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri.

“Cadangan energi primernya itu juga kita siapkan jangan sampai ada gangguan, transmisi itu juga sudah dilakukan pengecekan, sehingga pada saat Ramadan dan Idulfitri ini tidak ada gangguan terhadap pasokan listrik sampai ke seluruh daerah, baik pada pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun pemukiman-pemunikan masyarakat,” papar Yuliot.

Sementara itu, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati menyampaikan bahwa kondisi pasokan tenaga listrik nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 diproyeksikan dalam kondisi aman. Ia menjelaskan, pada periode tersebut Beban Puncak (BP) diproyeksikan sebesar 47.198 MW, dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 51.608 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 4.410 MW atau sekitar 9,3%.

“Proyeksi pada Hari-H Idul Fitri 1447 H (21 Maret 2026) juga aman, dengan Beban Puncak (BP) sebesar 35.017 MW, Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 51.967 MW, sehingga terdapat cadangan total sebesar 16.950 MW (48,4%),” jelas Erika.

Lebih lanjut, Erika menyampaikan bahwa beban puncak pada Hari-H Idulfitri diproyeksikan tumbuh sebesar 5,46% dibandingkan tahun 2025, namun lebih rendah sekitar 29% dibandingkan beban puncak pada hari normal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN terus melakukan optimasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur mudik. Menurutnya, sejumlah titik pengisian yang sebelumnya menggunakan fasilitas slow charging telah ditingkatkan menjadi ultra fast charging untuk mempercepat proses pengisian kendaraan listrik bagi para pemudik.

“Kami juga ingin memberikan pesan kepada saudara-saudara kita yang mudik jangan lupa mematikan peralatan listrik. Kalau ada kompor listrik tolong dicabut, setrika tolong dicabut sehingga mudiknya bisa berjalan dengan aman,” pungkas Darmawan.

Pelaksanaan Posko Nasional Sektor ESDM RAFI 1447 H berlangsung selama 20 hari, mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026, dan berlokasi di kantor BPH Migas, Jakarta. (RO)

Dipublikasikan: Kamis 12 Maret 2026