Minggu, 15 Februari 2026

Detail Berita

Kamis 11 Desember 2025 Berita Terkini

Demi Keselamatan Publik, Lembaga Sertifikasi Ketenagalistrikan Harus Berintegritas!

Ringkasan Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) menegaskan pentingnya menjaga mutu, integritas, dan profesionalitas lembaga sertifikasi ketenagalistrikan dalam menjaga keselamatan publik. Hal ini disampaikan Plt. Dirjen Gatrik Tri Winarno dalam acara Sosialisasi Regulasi dan Apresiasi Badan Usaha Penunjang Ketenagalistrikan Tahun 2025 di Bekasi, Kamis (11/12/2025).

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) menegaskan pentingnya menjaga mutu, integritas, dan profesionalitas lembaga sertifikasi ketenagalistrikan dalam menjaga keselamatan publik. Hal ini disampaikan Plt. Dirjen Gatrik Tri Winarno dalam acara Sosialisasi Regulasi dan Apresiasi Badan Usaha Penunjang Ketenagalistrikan Tahun 2025 di Bekasi, Kamis (11/12/2025).

Tri menegaskan bahwa penilaian ini bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen penting untuk memastikan kualitas sertifikasi ketenagalistrikan di Indonesia.

“Penilaian ini menyisir proses, memeriksa konsistensi, dan memastikan bahwa lembaga benar-benar menjadi pilar keselamatan instalasi listrik Indonesia,” jelasnya.

Ia menegaskan, Ditjen Ketenagalistrikan tidak segan-segan menindak badan usaha yang tidak berintegritas. Menurutnya, tindakan tidak profesional tersebut akan merusak fondasi negara yang ingin dibangun sebagai negara maju.

“Kalau ada yang melakukan sertifikasi tanpa inspeksi lapangan, atau uji kompetensi yang tidak dilakukan semestinya, itu bukan sekadar pelanggaran teknis. Itu merusak fondasi negara yang ingin kita bangun sebagai negara maju,” tegasnya.

Selain itu, Tri juga menguraikan sejumlah arahan bagi seluruh lembaga sertifikasi, antara lain peningkatan kepatuhan, penguatan sistem mutu, digitalisasi proses, serta peningkatan kontribusi sosial. Ia berharap penilaian kinerja menjadi momentum refleksi bersama untuk perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan sertifikasi.

Tri turut menyampaikan empati atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera. Ia berharap seluruh proses pemulihan kelistrikan di daerah terdampak dapat berlangsung cepat, aman, dan tuntas.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan melaksanakan penilaian kinerja lembaga sertifikasi untuk periode 2024–2025, mencakup 154 lembaga. Penilaian meliputi aspek kepatuhan regulasi, mutu pelayanan, produktivitas, inovasi, dan kontribusi sosial. Dalam acara ini, Ditjen Ketenagaistrikan memberikan apresiasi kepada lembaga yang meraih predikat emas dan platinum, serta menyampaikan catatan pembinaan kepada lembaga yang masuk dalam kategori merah dan hitam. (RA)

 

Dipublikasikan: Kamis 11 Desember 2025