Minggu, 15 Februari 2026

Detail Berita

Jumat 12 Desember 2025 Berita Terkini

Gatrik Health Talk Dorong Kesadaran Pegawai akan Pentingnya Kesehatan Gigi

Ringkasan Berita

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) kembali menyelenggarakan Gatrik Health Talk 2.0 dengan tema “Gigi Sehat, Hidup Lebih Berkualitas” di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan Ditjen Gatrik.

 
 
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) kembali menyelenggarakan Gatrik Health Talk 2.0 dengan tema “Gigi Sehat, Hidup Lebih Berkualitas” di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan Ditjen Gatrik.
 
Kepala Bagian Umum, Wiwid Muljadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesehatan gigi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hidup. Ia menekankan bahwa kesehatan fisik, mental, dan spiritual perlu dirawat secara berkesinambungan melalui upaya promotif dan preventif.
 
“Menjaga kesehatan gigi bukan hanya urusan estetika, tetapi bagian penting dari upaya kita mempertahankan kualitas hidup. Banyak penyakit dapat berawal dari kondisi mulut yang tidak terawat, dan ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Wiwid. 
 
Ia menambahkan bahwa kegiatan edukatif seperti Health Talk menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong perubahan perilaku pegawai.
 
Acara menghadirkan narasumber utama Drg. Aulia Yudha Prawira, Sp.Perio, seorang periodontis yang aktif sebagai pembicara nasional maupun internasional. Ia menjelaskan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Indonesia terkait cara menyikat gigi yang benar masih sangat rendah. 
 
Berdasarkan survei tahun 2018, hanya 2,8 persen responden yang mengetahui waktu menyikat gigi yang tepat, yakni pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Ia juga menegaskan bahwa karang gigi tidak dapat hilang hanya dengan menyikat gigi dan memerlukan tindakan scaling secara berkala. 
 
“Mayoritas masyarakat menjawab bahwa mereka menyikat gigi ‘saat mandi’. Padahal waktu yang benar adalah dua kali sehari: pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” jelasnya.
 
Selain teknik menyikat gigi, narasumber turut memaparkan risiko penumpukan plak, tanda-tanda peradangan gusi, serta proses terbentuknya karang gigi apabila seseorang tidak menyikat gigi sebelum tidur.
 
Sesi berlangsung interaktif melalui diskusi dan pemaparan visual mengenai kondisi plak dan karang gigi. Peserta juga diajak untuk mengevaluasi kondisi gigi masing?masing serta mengenali tanda-tanda kesehatan gusi yang baik.
 
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran pegawai terhadap pentingnya kesehatan gigi semakin meningkat sehingga dapat mendukung gaya hidup sehat dan produktif di lingkungan kerja. (JG)
Dipublikasikan: Jumat 12 Desember 2025