Rabu, 14 Januari 2026

Detail Berita

Kamis 08 Januari 2026 Berita Terkini

Paparkan Capaian Kinerja 2025, Menteri ESDM Tegaskan Komitmen Pemerataan Listrik

Ringkasan Berita

Pemerintah terus memperkuat komitmen menghadirkan akses listrik yang merata hingga seluruh pelosok Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Pemerintah terus memperkuat komitmen menghadirkan akses listrik yang merata hingga seluruh pelosok Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Bahlil menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh desa dan dusun di Indonesia ditargetkan telah teraliri listrik pada periode 2029–2030.

“Semua desa-desa atau dusun-dusun yang jumlahnya 5.700 dari 4.400 itu, harus semua listriknya sudah ada. Kehadiran listrik itu sebagai bentuk kehadiran sosial negara, dan negara harus hadir,” ujarnya.

Bahlil menyampaikan, pengalaman pribadinya yang lahir dan tumbuh di daerah tanpa listrik menjadi penguat komitmen pemerintah dalam memperluas akses ketenagalistrikan.

“Saya lahir tidak ada listrik, saya ini lahir pakai lampu pelita, sampai SD,” ungkapnya.

Bahlil menyebut, Kementerian ESDM telah merealisasikan Program Listrik Desa di 1.516 lokasi, yang menjangkau 77.616 pelanggan. Program ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan pembangunan nasional.

Selain Program Listrik Desa, pemerintah juga menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat yang sebenarnya telah berada di wilayah berlistrik, namun rumahnya belum tersambung karena keterbatasan biaya. Biaya pemasangan yang rata-rata mencapai Rp2-2,5 juta menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.

“Kementerian ESDM atas arahan perintah Bapak Presiden memasang sebesar 205.968 rumah tangga. Jadi, selain program lisdes juga kita memberikan bantuan pemasangan baru,” jelas Bahlil.

Melalui berbagai program pro-rakyat tersebut, Kementerian ESDM menegaskan komitmennya untuk memastikan energi listrik hadir secara adil dan merata, sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (AT)

Dipublikasikan: Kamis 08 Januari 2026