Tandatangani Kesepakatan Bersama: ESDM, Pemda dan PLN Sukseskan Program Lisdes 2026
Ringkasan Berita
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama pemerintah daerah dan PT PLN (Persero) menandatangani Kesepakatan Bersama dalam Rapat Koordinasi dan Dukungan Fasilitasi Kendala Pelaksanaan Program Listrik Perdesaan (Lisdes), Senin (25/05/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengatasi berbagai kendala pelaksanaan program, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama pemerintah daerah dan PT PLN (Persero) menandatangani Kesepakatan Bersama dalam Rapat Koordinasi dan Dukungan Fasilitasi Kendala Pelaksanaan Program Listrik Perdesaan (Lisdes), Senin (25/05/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengatasi berbagai kendala pelaksanaan program, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Dalam koordinasi tersebut, para pihak membahas sejumlah tantangan di lapangan yang memerlukan dukungan bersama guna mendorong percepatan penyediaan akses listrik yang andal, merata, dan berkeadilan. Beberapa kendala yang diinventarisasi antara lain proses perizinan, keterbatasan infrastruktur dasar seperti akses jalan, jembatan, dan pelabuhan, serta penyediaan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.
Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menegaskan bahwa Program Lisdes merupakan salah satu Program Prioritas Presiden yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan terkait dengan percepatan elektrifikasi yang dimaksud Pak Presiden membutuhkan dukungan penuh, dari pemerintah daerah terutama dalam hal percepatan perizinan, dukungan sosial masyarakat, penyediaan data lokasi, sinergi dengan PLN, sehingga target ini dapat dicapai,” jelas Tri.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan komitmen dan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Lisdes. Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap percepatan akses listrik bagi masyarakat.
“Persoalan listrik ini menjadi hal yang sangat penting dan urgent bagi rakyat kita,” ujar Anwar. (RO)