Selasa, 31 Maret 2026

Detail Berita

Senin 30 Maret 2026 Berita Terkini

Tanpa Sekat, Penuh Makna: Halal Bihalal Ditjen Ketenagalistrikan

Ringkasan Berita

Suasana akrab dan kekeluargaan menyelimuti Ruang Samaun Samadikun, Ditjen Ketenagalistrikan. Tempat yang kerap digunakan sebagai ruang rapat dan pertemuan reami ini bertransformasi menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan seluruh pegawai dalam nuansa yang lebih khidmat dan personal. Tidak ada sekat formalitas, yang tampak justru kebersamaan yang cair mengalir sejak langkah pertama memasuki ruangan.

Suasana akrab dan kekeluargaan menyelimuti Ruang Samaun Samadikun, Ditjen Ketenagalistrikan. Tempat yang kerap digunakan sebagai ruang rapat dan pertemuan reami ini bertransformasi menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan seluruh pegawai dalam nuansa yang lebih khidmat dan personal. Tidak ada sekat formalitas, yang tampak justru kebersamaan yang cair mengalir sejak langkah pertama memasuki ruangan.

Satu per satu pegawai saling bersalaman, bermaaf-maafan dengan tulus. Momen sederhana itu terasa begitu bermakna dan menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada hubungan yang saling menguatkan.

Halal Bihalal Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di lingkungan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan pada Senin (30/03/2026) menjadi ruang refleksi sekaligus penguat solidaritas antar pegawai. Dalam kebersamaan tersebut, tumbuh semangat baru untuk kembali menjalankan amanah dengan hati yang lebih lapang dan komitmen yang semakin kuat.

Fitria Putri Wijayanti, salah satu pegawai dari Sekretariat Ditjen Ketenagalistrikan menyampaikan bahwa halal bihalal menjadi kesempatan berharga untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antarrekan kerja.

“Halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi rutin, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kinerja melalui keharmonisan hubungan para pegawai,” tuturnya.

Pegawai Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Tri Supanji menyampaikan kesannya hadir di acara halal bihalal. Baginya kegiatan ini memiliki vibes positif dan penuh kebersamaan.

“Suasananya terasa lebih santai namun tetap bermakna, bukan cuma ajang silaturahmi, tapi juga momen recharge kebersamaan biar ke depan makin solid dan satu frekuensi dalam kerja. Dari silaturahmi jadi energi, mari kita gaspol lagi demi kelistrikan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya bersemangat.

Sekretaris Direktorat Jenderal, Wanhar, dalam sambutannya mengatakan bahwa sejatinya Idul Fitri bukan sekadar perayaan tetapi momentum untuk kembali kepada nilai-nilai dasar yaitu kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas. Menurutnya Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan terutama dalam menjalankan amanah dalam bekerja.

“Setiap pekerjaan yang kita lakukan harus dilandasi dengan komitmen yang kuat dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” imbaunya.

Wanhar menambahkan bahwa amanah yang diemban Ditjen Ketenagalistrikan memiliki dampak besar bagi masyarakat. Ketersediaan dan keandalan listrik tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut keberlangsungan aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, kepercayaan dan kekompakan internal menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas tersebut.

Acara Halal Bihalal Ditjen Ketenagalistrikan juga dihadiri oleh sejumlah instansi yang berkantor di lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan, di antaranya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Ditjen Ketenagalistrikan, ASEAN Centre for Energy (ACE), serta Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicle (ENTREV). (RO)

Dipublikasikan: Senin 30 Maret 2026