Minggu, 15 Februari 2026

Detail Berita

Selasa 16 Desember 2025 Berita Terkini

Tingkatkan Kualitas Layanan, Ditjen Ketenagalistrikan Perkuat Customer Handling

Ringkasan Berita

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan melalui Perpustakaan Ditjen Ketenagalistrikan menyelenggarakan Forum Literasi NGOPI (Ngobrol Pintar) bertajuk “Melayani dengan Hati: Teknik Jitu Customer Handling” pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan karakter masyarakat dan pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut pelayanan publik semakin responsif, empatik, dan berorientasi pada solusi.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan melalui Perpustakaan Ditjen Ketenagalistrikan menyelenggarakan Forum Literasi NGOPI (Ngobrol Pintar) bertajuk “Melayani dengan Hati: Teknik Jitu Customer Handling” pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan karakter masyarakat dan pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut pelayanan publik semakin responsif, empatik, dan berorientasi pada solusi.
 
Koordinator Kelompok Kerja Kehumasan, Pengelolaan Data, dan Informasi Ditjen Ketenagalistrikan Pandu Satria Jati menegaskan bahwa kemampuan customer handling kini menjadi kompetensi yang wajib dimiliki aparatur pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar pengguna, tetapi juga pada penciptaan pengalaman layanan yang positif, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kepuasan masyarakat.
 
“Pelayanan publik yang berkualitas harus dijalankan secara humanis, komunikatif, dan berorientasi pada solusi. Tantangan di lapangan, seperti menghadapi pelanggan yang emosional atau pengaduan yang kompleks, perlu direspons dengan keterampilan komunikasi dan pengelolaan emosi yang baik,” ujar Pandu.
 
Forum literasi ini menghadirkan Fauziah Kurniati, Spesialis Handling Complaint, yang memaparkan pentingnya pendekatan empatik dalam menangani keluhan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keluhan tidak semata-mata merupakan persoalan teknis, melainkan bagian dari proses komunikasi yang perlu dikelola secara terbuka dan profesional.
 
“Keluhan masyarakat sejatinya adalah bentuk kepedulian terhadap layanan yang kita berikan. Jika ditangani dengan empati dan ketulusan, keluhan justru dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelas Fauziah.
 
Dalam kesempatan tersebut, Fauziah juga memperkenalkan pendekatan Handling Customer Complaint with HEART, yang meliputi Hear Out (mendengarkan secara utuh), Empathy, Apologize, Resolution, dan Thank You. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun kepercayaan serta hubungan jangka panjang antara penyelenggara layanan dan masyarakat.
 
“Menangani keluhan tidak cukup hanya cepat, tetapi harus jelas, personal, dan ditindaklanjuti secara konsisten. Di situlah kepercayaan publik dibangun,” tambahnya.
 
Selain pemaparan materi, kegiatan NGOPI@PerpusGatrik ini juga dilengkkapi dengan sesi praktik penanganan pelanggan yang dipandu langsung oleh narasumber. Melalui sesi tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif dalam menghadapi berbagai dinamika layanan publik.
 
Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menegaskan komitmennya untuk terus membangun aparatur yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari penguatan budaya pelayanan publik yang prima. (NH)
Dipublikasikan: Selasa 16 Desember 2025