Selasa, 13 Januari 2026

Detail Berita

Sabtu 06 Desember 2025 Berita Terkini

Pemulihan Kelistrikan di Wilayah Terdampak Bencana Terus Meningkat per 6 Desember 2025

Ringkasan Berita

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan perkembangan terbaru penanganan gangguan kelistrikan akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan pembaruan data per 6 Desember 2025, proses penormalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah terdampak terus mengalami peningkatan.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan perkembangan terbaru penanganan gangguan kelistrikan akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan pembaruan data per 6 Desember 2025, proses penormalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah terdampak terus mengalami peningkatan.

Bencana yang terjadi di Aceh, sebanyak 317 penyulang atau saluran utama yang menyalurkan energi listrik terdampak bencana, dan 177 di antaranya (56%) telah kembali menyala. Dari 14.741 gardu distribusi terdampak, sebanyak 9.401 gardu (64%) sudah beroperasi kembali. Beban listrik yang sempat padam sebesar 369,86 MW kini telah pulih sebesar 189,08 MW (51%). Sementara itu, dari total 1.512.029 pelanggan terdampak, sebanyak 974.669 pelanggan (65%) telah kembali menikmati aliran listrik.
 
Pembangunan infrastruktur darurat terus dilakukan. Progres pembangunan tower emergency SUTT Bireun–Peusangan mencapai 85% dengan target energize pada 8 Desember. Untuk SUTT Bireun–Arun, progres telah mencapai 87% dan ditargetkan selesai pada 6 Desember.
 
Wilayah Aceh Tengah (Takengon) masih belum dapat dipulihkan karena akses tertutup pada kurang lebih 50 titik. Genset telah disiapkan untuk mendukung suplai listrik sementara, namun pengirimannya belum dapat dilakukan seluruhnya karena prioritas transportasi melalui pesawat Hercules.
 
Pemulihan di Sumatera Utara menunjukkan progres signifikan. Seluruh 103 penyulang terdampak telah kembali menyala (100%). Dari 4.537 gardu distribusi yang padam, sebanyak 4.436 gardu (98%) telah beroperasi kembali. Beban sebesar 264,13 MW telah pulih menjadi 260,79 MW (99%). Dari total 544.048 pelanggan terdampak, sebanyak 534.475 pelanggan (98%) kini telah menerima pasokan listrik kembali.
 
Pembangunan infrastruktur pada jalur transmisi darurat juga terus berjalan. Pembangunan tower emergency SUTT Tarutung–Sibolga telah selesai dan kelistrikan Sibolga telah menyala 100%. 
 
Meski demikian, pemulihan di beberapa lokasi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan (Desa Sorkam, Desa Sipange, dan Desa Anggoli) masih mengalami kendala pemulihan akibat akses terputus oleh longsor serta adanya proses evakuasi oleh Basarnas dan BNPB.
 
Untuk daerah terdampak di Sumatera Barat telah berhasil dinormalkan sepenuhnya. 74 penyulang telah kembali menyala semua (100%). 2.302 gardu distribusi telah beroperasi kembali sepenuhnya (100%). Beban listrik sebesar 42 MW telah pulih 100%. Dari total 270.148 pelanggan terdampak, seluruhnya kini menerima layanan listrik.
 
Lokasi yang sebelumnya terdampak, seperti Palembayan dan Sungai Sicincin telah berhasil dipulihkan per 5 Desember. Dengan capaian tersebut, sistem kelistrikan di seluruh Sumatera Barat kini telah kembali normal sepenuhnya.
 
Sebagai bagian dari dukungan pemerintah, bantuan genset telah diserahkan kepada Masjid Syuhada di Palembayan, Sumatera Barat. Total 35 unit genset telah disalurkan untuk mendukung pemulihan layanan masyarakat di provinsi tersebut. Selain itu, pemasangan tiang listrik di daerah Palembayan telah selesai dan aliran listrik telah kembali menyala per 5 Desember 2025.
 
Ditjen Gatrik bersama PLN terus melakukan pemantauan dan percepatan pemulihan di seluruh wilayah terdampak dengan tetap mengutamakan keselamatan. Pembaruan penormalan sistem kelistrikan akan terus disampaikan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. (RA)
Dipublikasikan: Sabtu 06 Desember 2025