Pemulihan Listrik di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Status 21 Desember 2025
Ringkasan Berita
Upaya percepatan pemulihan kelistrikan di wilayah Sumatera pascabencana cuaca ekstrem terus menunjukkan hasil signifikan. Hingga Minggu (21/12/2025) pukul 15.00 WIB, pasokan listrik nasional telah kembali normal pada sebagian besar pelanggan terdampak, dengan tingkat pemulihan mencapai lebih dari 97 persen.
Upaya percepatan pemulihan kelistrikan di wilayah Sumatera pascabencana cuaca ekstrem terus menunjukkan hasil signifikan. Hingga Minggu (21/12/2025) pukul 15.00 WIB, pasokan listrik nasional telah kembali normal pada sebagian besar pelanggan terdampak, dengan tingkat pemulihan mencapai lebih dari 97 persen.
Secara nasional, dari total lebih dari dua juta pelanggan yang sempat terdampak, sebagian besar telah kembali menikmati aliran listrik. Pekerjaan penormalan masih difokuskan pada sejumlah titik terbatas yang terdampak kerusakan jaringan cukup berat akibat banjir dan longsor.
Di Provinsi Aceh, pemulihan kelistrikan terus dipercepat melalui berbagai program perbaikan infrastruktur. Sebagian besar pelanggan telah kembali menyala, baik jika dilihat dari total aset kelistrikan maupun dari jumlah pelanggan yang terdampak langsung bencana.
Program perbaikan yang dilaksanakan oleh unit-unit pelayanan di wilayah Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah berhasil memulihkan sebagian besar lokasi terdampak. Pekerjaan yang tersisa difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan berat serta wilayah dengan akses yang masih terbatas.
Seiring dengan membaiknya kondisi jaringan, sistem kelistrikan Aceh secara umum telah kembali mendekati kondisi normal. Beban sistem telah tersuplai hampir seluruhnya, dengan wilayah Banda Aceh telah pulih sepenuhnya tanpa beban padam.
Di Sumatera Utara, pemulihan kelistrikan telah mencapai tahap akhir. Hampir seluruh pelanggan terdampak telah kembali menikmati listrik, menyisakan satu lokasi desa yang masih dalam proses penyelesaian akibat kendala teknis di lapangan. Tambahan pelanggan yang kembali menyala menunjukkan bahwa proses penormalan berjalan stabil dan terkendali.
Sementara itu di Sumatera Barat, pemulihan telah berlangsung hampir menyeluruh. Sisa pelanggan yang belum teraliri listrik berada di wilayah yang jaringan distribusinya mengalami kerusakan berat. Pada beberapa lokasi, sebagian warga telah mendapatkan suplai listrik sementara melalui genset dan lampu darurat, sementara sisanya belum dapat dialiri listrik karena kondisi rumah yang rusak parah atau hanyut akibat banjir.
Pekerjaan lanjutan difokuskan pada pembangunan kembali jaringan tegangan menengah dan gardu distribusi setelah kondisi lapangan dinyatakan aman.
Dari sisi operasional sistem, pembebanan pembangkit di subsistem Aceh dan Sumatera Utara menunjukkan kondisi yang stabil. Hampir seluruh beban sistem telah kembali tersuplai, menandakan keandalan sistem mulai pulih secara menyeluruh. Wilayah dengan sistem terisolasi juga terus dioptimalkan untuk memastikan pasokan listrik kembali normal secara bertahap.
Pemerintah bersama PT PLN (Persero) terus melakukan pemantauan intensif di lapangan, memastikan percepatan pemulihan berjalan seiring dengan aspek keselamatan kerja dan keamanan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat segera menuntaskan seluruh pekerjaan penormalan, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Sumatera dapat kembali berjalan normal sepenuhnya. (RA)