Pemulihan Listrik di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Status 26 Desember 2025
Ringkasan Berita
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memantau dan mengoordinasikan percepatan pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatera pascabencana hidrometeorologi. Hingga Jumat (26/12/2025), secara keseluruhan progres penormalan kelistrikan telah mencapai 98,68 persen, dengan mayoritas pelanggan terdampak kembali menikmati layanan listrik.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memantau dan mengoordinasikan percepatan pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatera pascabencana hidrometeorologi. Hingga Jumat (26/12/2025), secara keseluruhan progres penormalan kelistrikan telah mencapai 98,68 persen, dengan mayoritas pelanggan terdampak kembali menikmati layanan listrik.
Dari total 2,66 juta pelanggan terdampak di berbagai wilayah Sumatera, sebanyak 2,63 juta pelanggan telah kembali menyala, sementara sisanya masih dalam proses penanganan lanjutan, terutama di lokasi dengan kendala akses akibat longsor dan kondisi medan yang sulit.
Di Provinsi Aceh, pemulihan kelistrikan terus menunjukkan tren positif. Dari total pelanggan eksisting, lebih dari 98 persen telah kembali menyala. Penambahan pelanggan dengan akses listrik yang sudah menyala tercatat signifikan, khususnya di wilayah Kabupaten Bener Meriah seperti Desa Tunyang, Gunung Tunyang, dan Taman Firdaus.
Program perbaikan infrastruktur juga terus berjalan. Di wilayah kerja UP3 Langsa, pemulihan telah menjangkau sebagian besar lokasi terdampak, sementara di UP3 Lhokseumawe, progres pemulihan infrastruktur telah melampaui sembilan puluh persen. Upaya ini mencakup perbaikan jaringan distribusi, pendirian kembali tiang listrik, serta pengamanan sistem agar andal saat kembali dioperasikan.
Dari sisi sistem, pembangkit dan jaringan di Subsistem Aceh beroperasi stabil dengan tingkat penormalan mendekati penuh. Sistem Banda Aceh sendiri telah kembali beroperasi sepenuhnya tanpa beban padam.
Di Sumatra Utara, hampir seluruh pelanggan terdampak telah kembali menikmati listrik. Sisa pelanggan yang belum pulih berada di sebagian wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, terutama akibat akses jalan yang masih tertutup longsor.
Untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan layanan, PLN bersama Ditjen Ketenagalistrikan menyiagakan genset di lokasi pengungsian dan titik kumpul masyarakat, sembari menunggu akses ke lokasi memungkinkan untuk pembangunan kembali jaringan permanen.
Kabar baik datang dari Sumatra Barat. Seluruh pelanggan terdampak di provinsi ini telah kembali menikmati layanan listrik secara penuh. Kondisi ini telah diverifikasi langsung oleh tim inspektur ketenagalistrikan di lapangan, yang juga telah memastikan sistem beroperasi aman dan andal.
Untuk menjaga keandalan pasokan, sejumlah pembangkit utama di Aceh dan sekitarnya terus dioperasikan secara optimal, termasuk PLTU Nagan Raya dan PLTMG Arun. Sementara itu, pembangkit energi terbarukan seperti PLTA Peusangan tengah dipersiapkan untuk beroperasi sesuai rencana pada tahun mendatang.
Kementerian ESDM menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemulihan kelistrikan, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan. Koordinasi intensif bersama PLN, pemerintah daerah, serta aparat terkait akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak pulih sepenuhnya. (RA)