Sabtu, 06 Desember 2025

Detail Berita

Rabu 04 September 2024 Berita Terkini

Pengukuhan Subkoordinator, Dirjen Gatrik Dorong Percepatan Pelayanan dan Penyelesaian Isu Strategis Ketenagalistrikan

Ringkasan Berita

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman Hutajulu mendorong pegawai di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan bekerja cepat melayani masyarakat dan menyelesaikan berbagai isu strategis ketenagalistrikan. Jisman mengingatkan, sebagai ASN ada tugas dan fungsi yang harus dijalankan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman Hutajulu mendorong pegawai di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan bekerja cepat melayani masyarakat dan menyelesaikan berbagai isu strategis ketenagalistrikan. Jisman mengingatkan, sebagai ASN ada tugas dan fungsi yang harus dijalankan.

“Kita dituntut untuk lebih cepat lagi melayani masyarakat,” tegas Jisman pada acara Pengukuhan Subkoordinator di Lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan, Rabu (04/11/2024) di Jakarta.

Jisman menilai semua jabatan yang diemban ASN merupakan tuntutan organisasi untuk Nusa dan Bangsa, khususnya terhadap berbagai isu krusial yang menjadi sorotan di tiap unit di lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan.

“Silakan berbuat yang terbaik untuk Negara ini, ” pesan Jisman.

Beberapa hal penting yang menjadi isu di sektor ketenagalistrikan disampaikan Jisman diantaranya rasio elektrifikasi. Jisman berpesan agar dalam penghitungan rasio elektrifikasi ke depan ada break through dengan memprioritaskan daerah yang akan dibangun dengan kondisi terbatasnya anggaran sehingga bisa terselesaikan dengan baik.

Dalam hal mencapai target Net Zero Emission (NZE), menurut Jisman ada dua cara yang dapat dilakukan, pertama mendorong renewable energy masuk ke grid, baik yang on grid dan off grid, kedua dengan intervensi teknologi melalui Carbon Capture and Storage (CCS). Jisman lalu mengingatkan agar dilakukan percepatan pembangunan transmisi dan interkoneksi supergrid sehingga mengakomodir demand untuk potensi renewable energy.

“Kita dituntut mengurangi emisi CO2 di sektor kelistrikan. Bapak/Ibu sudah tahu target kita di 2060 Net Zero Emission, kemudian untuk target di kelistrikan zero emission,” papar Jisman.

Untuk subsidi listrik, Jisman meminta agar dilakukan pengkajian lebih dalam melalui cara-cara yang sangat smooth dalam percepatan penyelesaiannya. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di kelistrikan juga harus dikawal sehingga Infrastruktur Ketenagalistrikan berjalan sesuai aturan.

Selanjutnya Jisman mengimbau pada operasi jaringan tenaga listrik agar jaringan tenaga listrik yang sekarang eksisting dimonitor jangan sampai ada shortage dan black out dan setelah 79 tahun Indonesia merdeka, agar jangan ada lagi masyarakat yang belum terlistriki, serta banyaknya ketersediaan renewable energy dijaga sehingga tidak ada lagi kondisi seperti tahun lalu yang menyebabkan berbagai penyakit seperti batuk dari emisi.

6 orang pegawai Ditjen Ketenagalistrikan yang ditetapkan sebagai Subkoordinator sebagai berikut:

1. Dr. Nanda Avianto Wicaksono, M.T. (Subkoordinator Penyiapan Perencanaan Interkoneksi dan Smart Grid, Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan);

2. Agung Sulistyo, S.T., M.T. (Subkoordinator Penyiapan Perencanaan Transmisi dan Gardu Induk Tenaga Listrik Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan);

3. Oskarya Tandi, S.T. (Subkoordinator Penyiapan Perencanaan Distribusi Tenaga Listrik dan Sistem Isolated Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan);

4. Andrie Syatriawan, S.T., M.Sc. (Subkoordinator Subsidi Listrik Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan);

5. Taufiq Mardiansyah, S.T. (Subkoordinator Pengaturan Operasi Jaringan Tenaga Listrik Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan); dan

6. Raymond Samuel Parlindungan, S.T., M.T. (Subkoordinator Perumusan Standarisasi Ketenagalistrikan Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan). (RO)

Dipublikasikan: Rabu 04 September 2024