Tingkatkan Jumlah Tenaga Teknik, Ditjen Gatrik Gelar Sertifikasi Kompetensi Vokasional Khusus Secara Gratis
Ringkasan Berita
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya mewujudkan keselamatan Ketenagalistrikan, salah satunya dengan memfasilitasi tenaga teknik dengan memberikan Sertifikasi Kompetensi secara gratis. Program ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan dan memberikan pengakuan kompetensi terhadap siswa Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Vokasi agar pada saat lulus, siap berkontribusi di sektor ESDM khususnya di bidang Ketenagalistrikan.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya mewujudkan keselamatan Ketenagalistrikan, salah satunya dengan memfasilitasi tenaga teknik dengan memberikan Sertifikasi Kompetensi secara gratis. Program ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan dan memberikan pengakuan kompetensi terhadap siswa Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Vokasi agar pada saat lulus, siap berkontribusi di sektor ESDM khususnya di bidang Ketenagalistrikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Heru Setiawan dalam acara Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Melalui Jalur Vokasional Khusus Tahun 2024 di Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, (16/10/2024).
“Tujuannya untuk meningkatkan dan memberikan pengakuan kompetensi terhadap para peserta didik dari SMK dan Perguruan Tinggi Vokasi, agar pada saat lulus nanti dapat memiliki nilai tambah, berkompeten dan juga siap berkontribusi di sektor ESDM khususnya di bidang Ketenagalistrikan,” ujar Heru.
Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan model link and match antara dunia pendidikan dengan usaha ketenagalistrikan.
“Model pendidikan tersebut sangat diperlukan dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan kompeten untuk mendukung program penyediaan tenaga listrik nasional,” kata Heru.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Kupang Frans Mangngi menyampaikan bahwa kegiatan ini akan sangat berguna bagi mahasiswa karena dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“Terima kasih sekali lagi, jadi nanti mahasiswa kami punya dua, ijazah kelulusan dan juga Sertifikasi kompetensi, agar nanti saat bekerja di industri daya saingnya lebih tinggi,” ujar Frans.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ayub S.P. Sanam menyampaikan bahwa saat ini masih banyak lulusan siswa sekolah menengah yang tidak melanjutkan studi.
“Hambatannya 35% lulusan sekolah menengah tidak lanjut kuliah, untuk itu harus didukung dengan sertifikasi baik itu hardskill dan juga softskill untuk dapat membangun NTT dengan kompetensi yang dimiliki,” ujar Ayub.
Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Melalui Jalur Vokasional Khusus Tahun 2024
Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Melalui Jalur Vokasional Khusus telah dilakukan sejak tahun 2023. Untuk tahun 2024 ini dilaksanakan di 12 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan target penerima Sertifikasi Kompetensi sebanyak 1.000 peserta.
Kegiatan ini melibatkan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan juga melibatkan para asesor kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi untuk meningkatkan dan memberikan pengakuan kompetensi terhadap para peserta didik dari SMK dan juga Perguruan Tinggi Vokasi.
“Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu pemenuhan atas prasyarat kebutuhan para lulusan nantinya dalam mencari pekerjaan, khususnya di bidang Ketenagalistrikan,” tutup Heru. (U)