Senin, 16 Februari 2026

Detail Berita

Senin 12 Januari 2026 1 Berita Terkini

Seluruh Bantuan 1.000 Genset dari Kementerian ESDM Telah Tiba dan Beroperasi di Aceh

Ringkasan Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan seluruh bantuan 1.000 unit genset untuk masyarakat Aceh yang terkena bencana banjir dan tanah longsor telah terkirim dan beroperasi pada Jumat (9/1/2025). Genset tersebut digunakan sebagai solusi sementara untuk menjaga pasokan listrik di tengah kondisi darurat, sambil menunggu pemulihan distribusi yamg terus diupayakan PT PLN (Persero).

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan seluruh bantuan 1.000 unit genset untuk masyarakat Aceh yang terkena bencana banjir dan tanah longsor telah terkirim dan beroperasi pada Jumat (9/1/2025). Genset tersebut digunakan sebagai solusi sementara untuk menjaga pasokan listrik di tengah kondisi darurat, sambil menunggu pemulihan distribusi yamg terus diupayakan PT PLN (Persero).

Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Eri Nurcahyanto menyampaikan bahwa pendistribusian genset merupakan langkah cepat dan bersifat sementara dalam rangka pemulihan pasokan listrik.

Beberapa hari sebelumnya, Tim Gabungan Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi distribusi genset di desa terdampak, antara lain Desa Riseh Tunong, Kabupaten Aceh Utara, dan Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan genset bantuan Kementerian ESDM dapat beroperasi dengan baik sebagai solusi sementara pemulihan listrik. Apabila jaringan PLN telah selesai direcovery, genset akan dialihkan ke lokasi lain yang hingga kini masih belum mendapatkan akses listrik,” ujar Eri.

Ia menambahkan bahwa proses distribusi di lapangan menghadapi tantangan geografis yang cukup berat pascabanjir dan longsor.

“Untuk mencapai beberapa lokasi, tim harus menyeberangi sungai besar bekas banjir bandang. Pengiriman genset dilakukan menggunakan rakit, berjalan kaki, hingga sepeda motor. Kondisi di lapangan memang cukup menantang,” jelasnya.

Berdasarkan laporan hingga 9 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, seluruh genset telah dikirim melalui tiga pintu masuk utama, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh sebanyak 200 unit, Bandara Malikussaleh Lhokseumawe sebanyak 300 unit, dan Bandara Rembele Aceh Tengah sebanyak 500 unit.

Setibanya di Aceh, genset langsung didistribusikan ke gudang dan posko-posko PLN di berbagai kabupaten/kota terdampak. Seluruh unit telah melalui commissioning test dan dinyatakan siap operasi dan telah menyala.

Distribusi genset menjangkau 230 desa di 10 kabupaten di Aceh, yang mencakup Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Barat, Nagan Raya, hingga Pidie Jaya. Kehadiran genset ini memungkinkan masyarakat kembali menikmati layanan listrik dasar untuk penerangan, komunikasi, dan kebutuhan vital lainnya.

Melalui pengiriman dan pengoperasian 1.000 genset tersebut, Kementerian ESDM menegaskan kehadiran negara dalam situasi darurat, guna memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan akses energi, serta mendorong percepatan pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan secara permanen di Aceh. (RA)

Dipublikasikan: Senin 12 Januari 2026