DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALITRIKAN
 
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dipimpin oleh Direktur Jenderal.
 
Tugas dan Fungsi
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan, pengusahaan, keteknikan, keselamatan kerja, dan lingkungan ketenagalistrikan.
 
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menyelenggarakan fungsi:
  • Perumusan kebijakan di bidang ketenagalistrikan;
  • Pelaksanaan kebijakan di bidang ketenagalistrikan;
  • Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang ketenagalistrikan;
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang ketenagalistrikan;
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
 
Susunan Organisasi
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan terdiri dari:
  • Sekretariat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan;
  • Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan;
  • Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagaristrikan;
  • Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagatistrikan.

    Sekretaris Direktorat Jenderal
  • Ir. Munir Ahmad

SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALISTRIKAN

Sekretariat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pelayanan administratif kepada semua unsur di lingkungan Direktorat Jenderal. Sekretariat Direktorat Jenderal Ketanagalistrikan menyelenggarakan fungsi: 
  • Koordinasi pelayanan administratif Direktorat Jenderal;
  • Penyusunan perencanaan kerja dan penganggaran, satuan kerja, serta perumusan ketatalaksanaan dan akuntabilitas kinerja;
  • Pengelolaan administrasi perbendaharaan dan kekayaan negara, serta akuntansi dan pertanggungjawaban keuangan;
  • Pengelolaan kepegawaian dan pengurusan organisasi;
  • Perumusan rancangan peraturan perundang-undangan dan pemberian pertimbangan hukum, serta informasi hukum dan urusan kehumasan;
  • Pengelolaan sistem dan jaringan informasi, serta penyiapan bahan laporan pimpinan Direktorat Jenderal;
  • Pengelolaan urusan ketatausahaan, kearsipan, dan rumah tangga;
  • Pembinaan kelompok jabatan fungsional Sekretariat Direktorat Jenderal;
  • Evaluasi pembinaan dan pelayanan administratif kepada semua unsur di lingkungan Direktorat Jenderal.
    DIREKTORAT PEMBINAAN PROGRAM KETENAGALISTRIKAN
  • Ir. Jisman Hutajulu, M.M

DIREKTORAT PEMBINAAN PROGRAM KETENAGALISTRIKAN

Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan mempunyai tugas menyusun rumusan kebijakan, rencana dan program, serta pembinaan kerja sama dan informasi di bidang ketenagalistrikan. Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan menyelenggarakan fungsi:
  • Perumusan pedoman dan prosedur kerja;
  • Perumusan kebijakan pengembangan investasi ketenagalistrikan, serta rencana dan program pembangunan berjangka, dan rencana umum ketenagalistrikan nasional (RUKN);
  • Penyiapan pengaturan pemanfaatan data ketenagalistrikan, serta pengelolaan data tenaga listrik dan pelayanan informasi ketenagalistrikan;
  • Pelaksanaan analisis pemanfaatan sumber energi primer; penyelenggaran pembinaan kerja sama Pemerintah Daerah, lembaga sertifikasi dan asosiasi, serta pengelolaan kerja sama luar negeri;
  • Bimbingan teknis perencanaan dan program ketenagalistrikan; pembinaan kelompok jabatan fungsional Direktorat; evaluasi kebijakan, rencana dan program, serta pembinaan kerja sama dan informasi di bidang ketenagalistrikan.
    Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan
  • Dr. Ir. Hendra Iswahyudi, M.Si

DIREKTORAT PEMBINAAN PENGUSAHAAN KETENAGALISTRIKAN

Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan mempunyai tugas menyelenggarakan kebijakan pembinaan, pengaturan dan pengawasan kegiatanusaha, serta pengembangan usaha penyediaan tenaga listrik. Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan menyelenggarakan fungsi:
  • Perumusan pedoman dan prosedur kerja;
  • Perumusan pedoman dan prosedur pelayanan izin usaha penyediaan tenaga listrik;
  • Penyelenggaraan kebijakan pembinaan usaha, serta perumusan aturan usaha penyediaan tenaga listrik;
  • Perumusan aturan dan penetapan harga jual tenaga listrik, tarif dasar listrik dan subsidi listrik;
  • Pelayanan izin dan pengawasan usaha penyediaan tenaga listrik;
  • Pengelolaan fasilitasi penyelesaian perselisihan usaha penyediaan tenaga listrik, serta perlindungan konsumen;
  • Pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis usaha penyediaan tenaga listrik;
  • Pembinaan kelompok jabatan fungsional Direktorat;
  • Evaluasi pelaksanaan kebijakan pengembangan usaha, pembinaan, pengaturan dan pengawasan kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik.
    Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan
  • Ir. Wanhar

DIREKTORAT TEKNIK DAN LINGKUNGAN KETENAGALISTRIKAN

Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta pembinaan teknis, lindungan lingkungan dan usaha penunjang di bidang ketenagalistrikan. Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan menyelenggarakan fungsi:
  • Penyusunan pedoman dan prosedur kerja;
  • Perumusan kebijakan teknis serta pengaturan keselamatan operasi dan kelaikan teknis;
  • Perumusan Rancangan SNI dan rancangan Standar Kompetensi Kerja, serta pemberlakuan standar wajib dan spesifikasi teknis wajib;
  • Pembinaan lembaga sertifikasi untuk lembaga inspeksi, profesi personil, produk, sistem mutu dan uji laboratorium sesuai kewenangannya;
  • Pembinaan lindungan lingkungan dan usaha penunjang ketenagalistrikan;
  • Pengawasan atas penerapan keselamatan operasi, kelaikan teknis, keselamatan dan K3, lindungan lingkungan, serta penggunaan tenaga teknik;
  • Pemberian pertimbangan sanksi atas pelanggaran penerapan keselamatan operasi, kelaikan teknis, lindungan lingkungan, standar wajib dan spesifikasi teknis wajib;
  • Pembinaan kelompok jabatan fungsional Direktorat;
  • Sosialisasi dan bimbingan teknis penerapan keselamatan operasi dan kelaikan teknis;
  • Evaluasi kebijakan teknis serta pembinaan teknis, lindungan lingkungan dan usaha penunjang di bidang ketenagalistrikan.